Cerita lain datang dari Taufik. Menurutnya, perjalanan dari Sumatra terbilang mulus.
"Sepanjang jalan lancar, aman, alhamdulillah," ujar Taufik.
Nah, untuk menghadapi gelombang kendaraan ini, pengelola pelabuhan tak tinggal diam. Mereka mengerahkan semua tujuh dermaga yang ada. Satu dermaga bahkan dikhususkan hanya untuk membongkar muat sepeda motor, biar lebih cepat. Kebijakan "tiba bongkar balik" juga diterapkan. Tujuannya satu: memangkas antrean yang mengular.
Meski terlihat sangat padat, data resmi jumlah penumpang yang sudah kembali ke Jawa ternyata belum dirilis oleh pihak ASDP Merak. Mereka masih menghitung.
Yang pasti, puncak arus balik ini belum akan reda dalam waktu dekat. Diprediksi, kepadatan masih akan berlangsung beberapa hari ke depan. Sebab, mobilitas pemudik yang kembali bekerja masih sangat tinggi. Gelombang manusia dan kendaraan masih akan terus berdatangan.
Artikel Terkait
FKUB Tana Toraja Serukan Penolakan Tegas terhadap Judi dan Narkoba
Korlantas Cabut Sistem One Way di Ruas Tol Kalikangkung-Brebes
Pertemuan Saudagar Bugis Makassar 2026 Dibuka, Fokus pada Kolaborasi Nyata
Bupati Karawang Salurkan Santunan Rp50 Juta ke Korban Kecelakaan Maut Majalengka