Ketimpangan yang Mencolok
Prabowo lalu menyentuh soal yang selama ini jadi ganjalan: ketimpangan suku bunga. Ada yang menarik perhatiannya. Pelaku usaha mikro justru dibebani bunga yang sangat tinggi, bisa sampai 24 persen. Sementara itu, pengusaha besar dengan fasilitas lebih lengkap justru mendapat bunga yang jauh lebih lunak.
"Kredit mikro sekarang bisa 24 persen. Orang miskin 24 persen. Pengusaha besar 7–8 persen," paparnya, menyoroti kontras yang tajam itu.
Mimpi Bunga 6 Persen
Nah, di sinilah Koperasi Merah Putih diharapkan bisa jadi jawaban. Intinya sederhana: menyediakan akses kredit yang terjangkau bagi rakyat. Prabowo bahkan punya target angka yang cukup berani. Ia ingin bunga pinjaman bisa ditekan jauh, hingga sekitar 6 persen per tahun saja.
"Dengan Koperasi Merah Putih, kita siapkan kredit murah," pungkasnya dengan penuh keyakinan.
"Kalau perlu 6 persen setahun."
Artikel Terkait
Komposer Legendaris Lebo M Gugat Komedian Zimbabwe Rp 400 Miliar Atas Parodi The Lion King
Mohamed Sahah Resmi Tinggalkan Liverpool Lewat Surat Terbuka yang Haru
Momentum Positif, Peluang 86%: Michael Carrick Kandidat Utama Kursi Pelatih Permanen MU
Enam Tewas dalam Kecelakaan Minibus di Majalengka