Dampaknya Bukan Main: Dari Pelajaran yang Hilang Sampai Karakter yang Tergerus
Esti lalu merinci sederet masalah yang ia khawatirkan akan terulang. Mulai dari kesulitan anak memahami materi, kendala sinyal dan gawai, sampai ancaman serius bernama learning loss penurunan kemampuan akademik yang bisa mematikan motivasi belajar.
Tak cuma itu. Aspek psikologis dan kesehatan fisik siswa juga jadi taruhannya. Yang paling dikhawatirkannya, pendidikan karakter jadi terabaikan.
“Sistem daring sulit menerapkan pelajaran pada aspek afektif seperti kepribadian, sikap, dan karakter,” katanya.
Mencari Jalan Lain
Esti menegaskan, efisiensi energi tidak boleh dibayar dengan mengorbankan masa depan anak. Ia mendesak pemerintah untuk lebih kreatif mencari alternatif kebijakan lain dalam menghadapi gejolak harga energi global.
“Pasti masih ada langkah alternatif terbaik untuk mengatasi persoalan perekonomian imbas kemungkinan naiknya harga minyak,” tandasnya.
Jelas, wacana ini masih panjang perdebatannya. Pemerintah dihadapkan pada pilihan sulit antara menghemat anggaran dan menjaga kualitas sebuah generasi. Titik temunya masih harus dicari.
Artikel Terkait
Prabowo Soroti Bunga Rentenir 1% Sehari, Targetkan Kredit Koperasi 6% Setahun
Kapal Wisatawan Karam di Batubara, 64 Penumpang Selamat
Operasi Ketupat Polres Bone Merambah Destinasi Wisata Libur Lebaran
Gempa Magnitudo 2,4 Guncang Labuhanbatu Utara, Tak Ada Laporan Kerusakan