Paus Leo XIV Desak Penghentian Konflik Timur Tengah, Sebut Penderitaan sebagai Skandal

- Senin, 23 Maret 2026 | 20:00 WIB
Paus Leo XIV Desak Penghentian Konflik Timur Tengah, Sebut Penderitaan sebagai Skandal

Buktinya? Pietro Parolin, Sekretaris Negara Vatikan, tak sungkan menyampaikan pesan langsung kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

"Ia akan mengatakan: akhiri secepat mungkin… dan biarkan Lebanon tenang," kata Parolin, yang juga menyoroti situasi genting di Lebanon.

"Pesan ini juga ditujukan kepada pihak Israel," tambahnya saat berbicara di parlemen Italia.

Parolin tak menyembunyikan kekhawatirannya. Konflik ini berpotensi meluas dan pada akhirnya memperburuk keadaan global. Karena itulah, jalan satu-satunya yang ia lihat adalah diplomasi dan dialog damai.

Perubahan Gaya Diplomasi Vatikan

Sebenarnya, Vatikan terkenal dengan diplomasi halusnya. Bekerja di balik layar, jarang sekali mereka memberi tekanan langsung kepada seorang pemimpin negara. Tapi situasi kali ini rupanya berbeda.

Eskalasi yang makin intens, ditambah korban sipil yang terus berjatuhan, tampaknya memaksa perubahan pendekatan. Menjadi lebih terbuka. Lebih tegas.

Seruan dari Paus dan pejabat tinggi Vatikannya ini kini menambah daftar tekanan internasional. Di tengah situasi yang mencemaskan, di mana perang dikhawatirkan akan meluas ke seluruh kawasan, suara mereka mencoba mengingatkan kembali tentang harga sebuah perdamaian.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar