Di sisi lain, keramaian ini jelas membawa angin segar bagi perekonomian lokal. Para pedagang kuliner di sekitar lokasi mengaku omset mereka melonjak selama periode liburan ini. Peningkatan pengunjung memang memberi dampak positif yang langsung terasa.
Namun begitu, cerita dari sisi pengelola sedikit berbeda. Mersi, selaku pengelola, mengakui memang ada peningkatan pengunjung dibanding hari biasa. Tapi kalau dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu, angkanya justru turun.
"Biasanya kalau penuh banget, area parkirnya sampai merambah ke depan rumah warga. Sekarang? Masih muat di area tanjungnya sendiri," jelas Mersi.
Meski begitu, pihak pengelola tetap mengingatkan para pengunjung untuk menjaga kebersihan dan keamanan selama berada di lokasi. Soal tiket, harganya tetap Rp20 ribu per orang.
Dengan segala dinamikanya, minat masyarakat ternyata masih tinggi. Tanjung Pallette kembali membuktikan diri sebagai salah satu destinasi andalan warga Bone dan sekitarnya untuk mengisi waktu libur panjang.
Artikel Terkait
Paus Leo XIV Desak Penghentian Konflik Timur Tengah, Sebut Penderitaan sebagai Skandal
Kim Jong Un Kembali Pimpin Korea Utara, Kim Yo Jong Tak Masuk Komisi Urusan Negara
BMKG Prakirakan Hujan Ringan hingga Sedang Guyur Sebagian Besar Sulawesi Selatan
Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil Jelang Lebaran