Minggu (22/3/2026) mendatang, warga Sulawesi Selatan sebaiknya siap-siap dengan payung dan jas hujan. BMKG baru saja merilis prakiraan cuaca untuk wilayah itu, dan gambaran umumnya didominasi awan dengan kemungkinan hujan dari yang ringan sampai sedang hampir merata.
Pagi harinya, langit kemungkinan besar akan berawan. Tapi jangan lengah. Hujan ringan berpeluang mengguyur beberapa daerah seperti Barru, Gowa, Takalar, hingga Makassar dan Parepare. Wilayah pesisir seperti Kepulauan Selayar dan Pinrang juga masuk dalam daftar.
Nah, saat siang hingga sore, kondisi bakal makin basah. Potensi hujan mulai dari rintik-rintik sampai yang deras diperkirakan meluas ke hampir seluruh penjuru provinsi. Makanya, bagi yang mau keluar rumah, waspada itu perlu. Menurut sejumlah analisis, kelembapan yang meningkat turut memengaruhi kondisi ini.
Malam harinya pun tidak jauh berbeda. Hujan ringan hingga sedang masih berpotensi turun di banyak tempat. Namun begitu, ada sedikit pengecualian untuk wilayah seperti Bantaeng, Sinjai, Bulukumba, dan Wajo yang cenderung hanya berawan saat dini hari nanti.
Bagaimana dengan Suhu dan Angin?
Suhu udara diperkirakan cukup bervariasi, antara 19 hingga 33 derajat Celsius. Sementara kelembapannya tinggi banget, bisa mencapai 73 sampai 100 persen. Angin sendiri bertiup dari arah Barat ke Utara dengan kecepatan bervariasi, kira-kira 9 hingga 35 kilometer per jam.
Ada Peringatan Khusus
BMKG juga memberikan peringatan dini. Masyarakat diminta mewaspadai potensi hujan yang lebih intens bisa sedang sampai lebat yang mungkin disertai petir dan angin kencang. Wilayah bagian barat dan utara Sulsel disebutkan perlu perhatian ekstra.
Intinya, hati-hati ya. Baik saat berkendara atau beraktivitas di luar. Pantau terus informasi terbaru dari sumber resmi karena cuaca bisa berubah sewaktu-waktu.
Artikel Terkait
Arsenal Vs Atletico Madrid: Laga Penentuan Tiket Final Liga Champions di Emirates
Paus Sperma 15 Meter Terdampar Mati di Pantai Jembrana Bali
Persib dan Borneo FC Imbang Poin di Puncak Klasemen, Laga Kontra Persija Jadi Penentu Gelar Liga 1
Empat Korban Penyiraman Air Keras di Tasikmalaya Masih Dirawat Intensif, Pelaku Terungkap Motif Sakit Hati