Dia lantas mengingatkan jemaah tentang sebuah pintu surga yang sering terlupa: berbakti kepada orang tua. Menurut Ikram, momen Idul Fitri ini adalah kesempatan emas untuk itu. Waktunya memohon maaf dan merajut kembali ikatan keluarga.
"Selagi kedua orang tua kita masih ada, sujudlah," pesannya lagi, penuh haru.
"Minta maaf, dan berbaktilah kepada mereka. Doakan mereka selama masih hidup."
Tak lupa, dalam doa penutupnya, khatib secara khusus menyebut nama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beserta keluarganya. Dipanjatkanlah harapan agar mereka diberikan kesehatan, rezeki yang lancar, dan kekuatan untuk menjalankan amanah dari Presiden Prabowo Subianto.
Acara berakhir sekitar pukul delapan pagi. Semuanya berjalan tertib dan lancar, meninggalkan kesan mendalam tentang kebersamaan. Sebuah awal yang penuh berkah untuk hari kemenangan.
Artikel Terkait
Jokowi: Makna Lebaran adalah Kesabaran dan Saling Memaafkan
Tiran Group Gelar Salat Id dan Santunan di Makassar, Pererat Kebersamaan
Mentan Amran Rayakan Idulfitri dan Dengarkan Aspirasi Warga di Kampung Halaman Bone
Menag Ajak Umat Islam Perkuat Empati dan Kepedulian Sosial di Idulfitri