Ratusan jemaah sudah memadati lantai satu AAS Building di Jalan Urip Sumoharjo sejak pagi buta. Mereka datang untuk menunaikan salat Idul Fitri, menandai berakhirnya Ramadan dengan penuh khidmat di kawasan Panakkukang, Makassar itu.
Suasana hening dan khusyuk langsung terasa. Para jemaah, dengan tenang, mengambil tempat duduk masing-masing sambil menunggu dimulainya ibadah. Tak ada keributan, hanya bisik-bisik doa yang sesekali terdengar.
Kemudian, salat pun dilaksanakan. Imam Muharram Taufik memimpin dengan lantunan ayat-ayat Al-Qur'an yang dalam, semakin menggetarkan hati yang hadir.
Usai salat, giliran khatib Muhammad Ikram Wahid yang naik mimbar. Dalam khutbahnya, dia menyampaikan pesan yang cukup menusuk. "Alangkah ruginya orang yang tidak memanfaatkan bulan Ramadan," ujarnya tegas.
Suaranya bergema di ruangan yang hening.
"Bulan penuh berkah di mana setiap kebaikan dilipatgandakan. Jangan sampai kita melewatkannya begitu saja."
Artikel Terkait
Jokowi: Makna Lebaran adalah Kesabaran dan Saling Memaafkan
Tiran Group Gelar Salat Id dan Santunan di Makassar, Pererat Kebersamaan
Mentan Amran Rayakan Idulfitri dan Dengarkan Aspirasi Warga di Kampung Halaman Bone
Menag Ajak Umat Islam Perkuat Empati dan Kepedulian Sosial di Idulfitri