Pemprov DKI Tetapkan Car Free Night Malam Takbiran sebagai Tradisi Tahunan

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:45 WIB
Pemprov DKI Tetapkan Car Free Night Malam Takbiran sebagai Tradisi Tahunan

Hujan sempat mengguyur, tapi sama sekali tak menyurutkan semangat. Ribuan warga Jakarta justru memadati jantung ibu kota, menyulap Jalan Sudirman-Thamrin menjadi ruang publik yang hidup dan meriah pada malam takbiran. Dari kejauhan, sorak-sorai dan dentuman bedug terdengar bersahutan. Inilah suasana Car Free Night yang digelar Pemprov DKI, sebuah acara yang rupanya akan menjadi tradisi tetap setiap tahun.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi mengumumkan hal itu usai menunaikan Shalat Id di Balai Kota, Sabtu pagi.

"Tentunya, acara-acara seperti ini akan menjadi acara yang kita jadikan tradisi," ujar Pramono, dengan nada optimis. "Jadi tahun depan kami akan selenggarakan dengan lebih rapi dan lebih baik lagi."

Menurutnya, penyelenggaraan Car Free Night kali ini sukses menciptakan perayaan yang lebih tertib. Ia pun tak bisa menyembunyikan apresiasinya pada warganya. Meski cuaca kurang bersahabat di awal acara, antusiasme masyarakat ternyata luar biasa.

"Kami mengucapkan terima kasih atas "car free night" yang berjalan dengan baik. Walaupun awalnya sempat hujan, tetapi alhamdulillah sambutan warga Jakarta luar biasa," katanya lagi.

Pramono menekankan, yang paling penting dari semua keriuhan itu adalah keamanan dan kenyamanan yang terjaga. "Hal itu terlihat dari animo yang sangat tinggi. Dan yang paling penting adalah semuanya berjalan aman dan nyaman," tambahnya.

Sebelumnya, kawasan bebas kendaraan itu berlaku mulai pukul 20.00 sampai 22.00 WIB. Jalanan yang biasanya dipadati mobil dan motor, berubah total. Warga bebas berjalan kaki, bersepeda, atau sekadar duduk-duduk menikmati udara malam.

Acaranya sendiri cukup beragam. Tak cuma pawai obor yang khidmat, tapi juga Festival Bedug yang memecah kesunyian malam dengan irama khasnya. Suasana religius dan kebersamaan benar-benar terasa di tengah gemerlap lampu kota.

Nah, dengan penetapan sebagai agenda permanen, bisa ditebak persiapan untuk tahun depan pasti akan lebih matang. Warga Jakarta pun tampaknya punya satu hal lagi untuk dinantikan setiap menyambut Lebaran.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar