Prabowo melanjutkan, pendekar tersebut akan memberikan pelajaran-pelajaran dan petuah berdasarkan pengalamannya.
“Angan-angan saya ketika pensiun dari militer, berhenti dari kekuasaan dan naik ke gunung menjadi guru. Saya sudah menetap di Padepokan ini 16 tahun atau sekitar 20 tahun setelah pensiun,” kata Prabowo.
Namun, lanjut Prabowo, seorang pendekar juga akan turun gunung jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dia menegaskan dirinya ingin menjadi pemimpin yang berlandaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Indonesia adalah bangsa terdiri dari banyak suku, agama, adat-istiadat, bahasa berbeda-beda tapi kita punya takdir bersama.Berbeda dalam banyak hal tapi bersama juga dalam banyak hal,” tegas Prabowo.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: titiktemu.co
Artikel Terkait
Anies Baswedan dan Tiga Lapis Strategi Menuju 2029
Iran Tegas Tangani Perusuh, Unjuk Rasa Bergulir ke 45 Kota
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan, Muhammadiyah dan NU Tegaskan Bukan Sikap Resmi
Ketika Humor Tak Mau Lagi Hanya Menghibur: Absurditas dan Batas Toleransi Publik