Pemerintah Pacu Reformasi Birokrasi dengan Sistem Merit dan Manajemen Talenta ASN

- Rabu, 11 Maret 2026 | 13:50 WIB
Pemerintah Pacu Reformasi Birokrasi dengan Sistem Merit dan Manajemen Talenta ASN

Di Jakarta, pemerintah kini serius mendongkrak kualitas birokrasi. Caranya? Dengan mengelola sumber daya manusia aparatur secara lebih profesional dan terencana. Intinya, sistem merit jadi landasan utama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Noudy R.P. Tendean, Sekretaris BSKDN Kemendagri, angkat bicara soal ini. Menurutnya, di tengah era birokrasi modern seperti sekarang, penguatan manajemen talenta ASN adalah pilar kunci. Tujuannya jelas: membentuk birokrasi yang tak cuma profesional, tapi juga adaptif, kompeten, dan punya daya saing.

“Hal tersebut juga sejalan dengan amanat reformasi birokrasi yang telah berjalan sejak era reformasi 1998,”

Ujar Noudy dalam Workshop Penguatan Manajemen Talenta ASN, Rabu (11/3/2026) lalu. Workshop itu digelar di Jakarta.

Lantas, kenapa manajemen talenta ini penting? Idenya sederhana tapi krusial: memastikan setiap ASN yang punya potensi dan kompetensi bagus bisa dikembangkan dengan optimal. Mereka inilah yang nantinya disiapkan untuk mengisi posisi-posisi strategis.

"Setiap ASN memiliki potensi dan kompetensi terbaik yang kemudian dapat dipersiapkan serta dikembangkan secara optimal untuk menduduki posisi-posisi strategis dalam organisasi. Itu letak pentingnya dari manajemen talenta,"

tegasnya lagi.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar