"Saya tidak puas dengan hasilnya," ujarnya.
Trump bahkan meragukan kepemimpinan Mojtaba akan berumur panjang. Dia terang-terangan mengaku tidak senang dengan keputusan yang menetapkan putra Ali Khamenei itu sebagai penerus.
Mojtaba Khamenei, yang kini berusia 56 tahun, memang naik ke tampuk kekuasaan dalam situasi yang mencekam. Ayahnya, Ali Khamenei, dilaporkan tewas akibat serangan gabungan AS dan Israel pada akhir Februari lalu. Selama sekitar 37 tahun, sang ayah menjadi otoritas tertinggi yang tak terbantahkan di Iran.
Kini, dengan Mojtaba memegang kendali, dinamika hubungan antara Washington dan Teheran berpotensi memasuki babak baru. Sebuah babak yang, melihat ancaman terbaru ini, mungkin akan jauh lebih panas dan tidak terduga.
Artikel Terkait
IHSG Menguat 1,41% ke 7.440, Analis Waspadai Tekanan Jual dan Koreksi ke 7.140
Pemuda di Bone Diamankan Usai Aniaya Pacar dengan Helm dan Kursi Kayu
Nadiem Jadi Saksi Mahkota, Bantah Terkait Keuntungan Rp809 Miliar dari Proyek Chromebook
Durian Asia Tenggara: Dari Musang King hingga Petruk, Ragam Raja Buah yang Mendunia