Durian Asia Tenggara: Dari Musang King hingga Petruk, Ragam Raja Buah yang Mendunia

- Selasa, 10 Maret 2026 | 18:00 WIB
Durian Asia Tenggara: Dari Musang King hingga Petruk, Ragam Raja Buah yang Mendunia
Durian Asia Tenggara

Kalau bicara soal durian, Asia Tenggara jelas jadi pusatnya. Di sini, ragam varietas unggulan tumbuh subur, masing-masing punya cita rasa dan tekstur yang beda-beda. Buah yang dijuluki "raja buah" ini memang punya daya pikat luar biasa, mengikat penggemar fanatiknya, baik untuk dinikmati di dalam negeri maupun diekspor ke mancanegara.

Dari ujung ke ujung kawasan, mulai Indonesia, Malaysia, Thailand, sampai Vietnam dan Filipina, tiap negara punya durian khasnya sendiri. Penasaran apa saja yang paling menggoda?

Malaysia: Musang King, Sang Raja yang Mendunia

Di Malaysia, nama Musang King atau D197 sudah seperti legenda. Dagingnya kuning pekat, teksturnya lembut dan creamy banget. Perpaduan rasa manis dan pahitnya yang khas bikin siapa pun yang mencoba langsung ketagihan. Tak heran ia jadi durian premium favorit di dunia.

Selain Musang King, Malaysia juga punya D24 atau "Sultan" yang rasanya pahit ringan dengan tekstur halus. Ada juga Udang Merah yang unik, dagingnya kemerahan dan manisnya kuat sekali.

Thailand: Sang Juara Ekspor

Negeri Gajah Putih ini adalah salah satu eksportir durian terbesar di planet ini. Andalannya? Monthong. Durian ini punya daging yang tebal, bijinya kecil-kecil, dan aromanya tak terlalu menusuk. Kombinasi itu yang bikin Monthong cocok banget untuk selera pasar global.

Namun begitu, di dalam negeri sendiri, banyak juga yang lebih memilih Chanee. Aromanya lebih kuat, rasanya manis dengan sentuhan pahit yang pas di lidah penggemar durian sejati.

Indonesia: Surganya Durian Lokal

Kekayaan durian Indonesia itu luar biasa melimpah. Ambil contoh Durian Petruk dari Jepara. Rasanya manis legit dan aromanya lembut, tidak menyengat. Lalu ada Bawor dari Banyumas, ukurannya besar, dagingnya tebal, dan bijinya kecil.

Di sisi lain, varietas impor seperti Musang King dan Monthong pun mulai banyak dibudidayakan di beberapa daerah. Jadi, pilihan untuk pencinta durian di tanah air semakin beragam saja.

Vietnam dan Filipina: Rasa Tropis yang Menggiurkan

Jangan remehkan Vietnam. Mereka punya varietas Ri6 yang dagingnya kuning cerah dan rasanya manis pekat. Sementara di Filipina, durian Puyat jadi idola. Teksturnya lembut, manisnya ringan, dan jadi favorit turis maupun pasar domestik.

Keragaman durian di Asia Tenggara ini benar-benar menunjukkan kekayaan hayati kita yang luar biasa. Potensi ekonominya pun besar. Permintaan yang terus naik mendorong setiap negara menghadirkan varietas terbaiknya.

Pada akhirnya, dari yang manis legit sampai yang aromanya tajam menggoda, durian tetap jadi primadona buah tropis. Daya tariknya tak pernah pudar, malah makin diminati pasar dunia.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar