Mantan Pj Gubernur Sulsel Ditahan, Dugaan Korupsi Bibit Nanas Rugikan Negara Rp50 Miliar

- Selasa, 10 Maret 2026 | 12:00 WIB
Mantan Pj Gubernur Sulsel Ditahan, Dugaan Korupsi Bibit Nanas Rugikan Negara Rp50 Miliar

Akibatnya bisa ditebak. Bibit yang seharusnya menghijaukan lahan justru mati mengering.

“Bibit yang datang 4 juta. Tidak bisa ditaruh di PTPN ada itu 3,5 juta bibit. Akhirnya, 3,5 juta itu mati,” ujar Kajati Didik Farkhan.

Puluhan Miliar Menguap

Nah, soal uangnya inilah yang paling menyakitkan. Dari total Rp60 miliar, nilai bibit plus ongkos angkut yang teridentifikasi hanya sekitar Rp4,5 miliar. Sisanya, diduga kuat tidak dipakai sesuai tujuannya.

BPKP masih menghitung kerugian negara secara resmi. Namun Didik Farkhan memperkirakan angkanya fantastis: lebih dari Rp50 miliar.

Uang Proyek Buat Beli Mobil

Yang lebih memiriskan, anggaran APBD itu seperti jadi bancakan. Sekitar Rp20 miliar dikelola pihak pelaksana, sementara Rp40 miliar lainnya ada di perusahaan penyedia, PT AAN.

Dana itu sempat dibawa ke Bogor dengan dalih cari bibit. Tapi penyidik menemukan fakta lain: sebagian uang dipakai beli mobil.

“Sudah kita telusuri semua kemana-mana. Dari sisa Rp20 miliar itu akhirnya ada uang Rp1,2 miliar dibelikan mobil. Ternyata mobil itu dijual, akhirnya kita sita dari penjualan mobil itu,” tegasnya.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar