Analisis CSIS: Operasi Militer AS di Iran Habiskan Rp62,6 Triliun dalam 100 Jam Pertama

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 09:00 WIB
Analisis CSIS: Operasi Militer AS di Iran Habiskan Rp62,6 Triliun dalam 100 Jam Pertama

Meski terdengar seperti kabar baik, peringatan yang disampaikan CSIS justru lebih seram. Mereka bilang, total biaya bisa meledak jauh lebih besar kalau perang ini berlarut-larut. Dan sinyalnya sedang tidak baik-baik saja.

Baik Presiden Donald Trump maupun Menteri Pertahanan Pete Hegseth sama-sama memberi isyarat bahwa operasi ini berpotensi berjalan berminggu-minggu. Situasi ini tentu memicu kekhawatiran baru: mampukah anggaran pertahanan AS menanggung beban yang berkepanjangan?

CSIS meyakini, biaya tambahan pasti akan diperlukan jika konflik terus berlanjut.

tegas mereka.

Implikasinya jelas. Departemen Pertahanan AS diprediksi harus buru-buru mencari sumber dana baru.

jelas CSIS lagi.

Masalahnya, mencari uang tambahan itu tidak semudah membalik telapak tangan. Mengalihkan anggaran dari pos lain secara internal bukan perkara gampang. Selain berisiko menimbulkan gejolak politik, langkah seperti itu bisa mengganggu program pertahanan lain yang sudah berjalan. Sebuah dilema yang rumit di tengah situasi perang.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar