Malam itu, Senin 26 Januari 2026, Muhammad Reza Oktovian atau yang lebih dikenal sebagai Reza Arap akhirnya memenuhi panggilan polisi. Dia datang ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Kasusnya menyedot perhatian: kematian kekasihnya, Lula Lahfah.
Kedatangannya terlambat, nyaris tengah malam. Menurut Kasat Reskrim, AKBP Mohamad Iskandarsyah, personel Weird Genius itu tiba sekitar pukul 23.00 WIB. Pemeriksaan pun berlangsung lama, menembus dini hari.
“Dan pemeriksaan atas yang bersangkutan selesai pada 27 Januari 2026, sekitar pukul 03.46 WIB,”
kata Iskandarsyah kepada awak media, Selasa pagi.
Rupanya, penyidik tak main-main. Reza Arap harus menjawab tiga puluh pertanyaan yang diajukan kepadanya. Iskandarsyah enggan merinci poin-poin pertanyaan itu, namun dia menegaskan satu hal.
"Saudara RA kooperatif dan memastikan hadir untuk melakukan pemeriksaan atau klarifikasi di Polres Metro Jakarta Selatan,"
ungkapnya.
Lula Lahfah sendiri ditemukan telah meninggal di apartemennya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tiga hari sebelumnya, tepatnya Jumat 23 Januari. Alasan Reza Arap diperiksa cukup jelas: dia diduga berada di tempat kejadian perkara saat sang kekasih menghembuskan napas terakhir. Sebuah fakta yang tentu memberatkan, meski statusnya masih sebagai saksi untuk saat ini.
Artikel Terkait
Rigen Rakelna dan Indah Ningtyas Dikaruniai Anak Keempat, Beri Nama Sidrahanin Aoraki Rakelna
Clara Shinta Rujuk dengan Suami, Cabut Gugatan Cerai di Pengadilan Agama
Kuasa Hukum Dokter Oky Pratama Bantah Keterlibatan Klien dalam Kasus Buzzer di Bandung
Pengacara Nilai Permintaan Maaf Sarwendah Tak Tulus karena Tak Langsung Ditujukan ke Ruben Onsu