Real Madrid mengawali rangkaian laga pramusim dengan kemenangan tipis 2-1 atas Ferencvaros di Groupama Arena, Budapest, Sabtu. Namun, hasil akhir bukanlah sorotan utama. Penampilan memukau gelandang muda Arda Guler menjadi pusat perhatian, memicu pujian luas dari media Spanyol dan menimbulkan pertanyaan besar mengenai komposisi tim utama musim ini.
Pelatih Jose Mourinho memberikan kepercayaan penuh kepada Guler dengan menurunkannya sejak menit pertama. Pemain berusia 21 tahun asal Turki itu membayar lunas kepercayaan tersebut. Visi bermain dan kualitas tekniknya di lini tengah langsung terlihat, mengatur irama permainan dan menjadi motor serangan El Real. Media Spanyol, seperti Marca, memberikan ulasan khusus tentang dampak besar yang dihadirkannya.
Gol kemenangan Madrid dicetak oleh Mario Rivas di babak pertama dan Carlos Espi di babak kedua. Ferencvaros, yang tengah bersiap menghadapi kualifikasi Liga Europa, sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Kenan Kodro. Meski demikian, penampilan Guler yang mendominasi tetap menjadi bahan pembicaraan hangat.
Pujian dan Perbandingan dengan Legenda
Marca menulis analisis tajam mengenai pengaruh Guler di lapangan. "Real Madrid kembali menunjukkan dua wajah di Budapest," tulis media tersebut. "Dua tempo: yang satu ketika Arda Guler menguasai bola dan yang lain ketika dia tidak menguasainya. Dengan pemain Turki itu di kemudi, tim ini nyetel, bisa bernapas, dan menemukan jalannya."
Ulasan itu juga menyoroti kemiripan gaya bermain Guler dengan dua gelandang legendaris yang pernah membela Madrid. "Dia bergerak di antara lini seperti tak ada yang lain untuk mengacaukan pertahanan Hungaria yang sangat kuat, menuntut bola di kakinya, dan mengarahkan rekan-rekan setimnya untuk mencari ruang. Terkadang, di antara seragam hijau tua dan gayanya, Anda bisa melihat sekilas Ozil yang dibentuk sendiri oleh Mourinho," catat Marca. "Pada momen lain, terlihat sekilas Kroos yang, meskipun bukan tipe yang persis sama, mengarahkan timnya hanya dengan gerakan sederhana jari telunjuknya."
Dilema Komposisi Tim Utama
Penampilan impresif Guler justru memunculkan dilema bagi staf pelatih. Persaingan di lini tengah Real Madrid semakin ketat dengan hadirnya para bintang. Marca menegaskan, "Posisi di belakang striker, kecuali terjadi sesuatu yang aneh, akan menjadi milik Bellingham, dan posisi gelandang bertahan akan menjadi duel tiga arah antara Tchouameni, Bernardo Silva, dan Valverde. Namun, mengabaikan kualitas sepakbola yang dimiliki Guler akan seperti membiarkan sebuah Ferrari tetap terparkir di garasi dan mengumpulkan debu."
Media tersebut juga menulis, "Karena itu, pertanyaannya bukan lagi siapa yang harus didatangkan klub sebagai playmaker, melainkan bagaimana ruang bisa dibuat untuk pemain muda itu, sebab posisinya terbatas dan setiap pemain memiliki pesaing yang jelas untuk memperebutkan tempat di starting XI."
Guler sendiri tampak memohon untuk mendapat tempat reguler. "Pertanyaannya sekarang bukan playmaker mana yang harus datang, melainkan di mana Arda harus ditempatkan. Karena pemain Turki itu praktis memohon untuk mendapat tempat di starting XI," tutup Marca.
Setelah laga di Budapest, Real Madrid dijadwalkan melanjutkan tur pramusim melawan Deportivo de La Coruna dan Schalke 04 sebelum mengawali LaLiga melawan Espanyol pada 22 Agustus. Keputusan Mourinho mengenai peran Guler akan menjadi salah satu cerita menarik yang patut dinantikan.
Artikel Terkait
Real Madrid Taklukkan Ferencvaros 2-1 di Laga Uji Coba, Mourinho Soroti Kondisi Vinicius dan Bernardo
Franco Mastantuono Resmi Bergabung dengan Fiorentina, Targetkan Pengalaman di Serie A
Vinicius Junior Perpanjang Kontrak di Real Madrid hingga 2032
Real Madrid Kunci Masa Depan Vinicius Jr dengan Kontrak Enam Tahun