Di sisi lain, Newcastle justru terlihat lebih berbahaya. Mereka piawai melakukan serangan balik cepat. Salah satu momen bahaya datang di menit ke-54, di mana Gordon memaksa Lammens melakukan penyelamatan penting. Jelas, bermain dengan sepuluh orang tak membuat mereka kehilangan gigi.
Menjelang peluit akhir, United nyaris putus asa. Benjamin Sesko dapat peluang di menit 89, tapi tembakannya diblok. Sepakan Manuel Ugarte pun melambung jauh. Semua usaha seolah mentok.
Dan ketika pertandingan seperti akan berakhir imbang, Newcastle menghantam. Di menit ke-90, mereka melancarkan serangan balik kilat.
Kieran Trippier mengirim umpan terobosan ke sisi kanan, diterima dengan apik oleh William Osula.
Dia masih dikawal ketat oleh Tyrell Malacia dan Harry Maguire. Tapi, Osula tetap bisa melepaskan tembakan kaki kiri yang terarah sempurna ke sudut bawah gawang. Lammens cuma bisa menonton. Gol!
2-1 untuk Newcastle. Sirine pun berbunyi.
Hasil ini jelas sebuah pukulan telak bagi Manchester United. Lebih pahit lagi, ini menandai kekalahan pertama mereka di bawah asuhan Michael Carrick. Sungguh ironis, mengingat mereka punya kelebihan pemain hampir sepanjang babak kedua. Peluang emas itu sia-sia begitu saja.
Artikel Terkait
Menteri Pertahanan Israel Ancam Eliminasi Calon Pengganti Pemimpin Tertinggi Iran
Anggota Polsek Panakkukang Ditahan sebagai Tersangka Kasus Tewasnya Remaja di Makassar
Manchester City Ditahan Imbang Nottingham Forest 2-2 di Etihad
Hujan Deras dan Angin Kencang Tumbangkan Puluhan Pohon, Rusak Kendaraan di Bandung