Hujan Deras dan Angin Kencang Tumbangkan Puluhan Pohon, Rusak Kendaraan di Bandung

- Kamis, 05 Maret 2026 | 07:50 WIB
Hujan Deras dan Angin Kencang Tumbangkan Puluhan Pohon, Rusak Kendaraan di Bandung

Siang itu, Rabu (4 Maret 2026, Bandung diguyur hujan deras yang tak sendirian. Angin kencang datang bersamanya, dan kombinasi ini cukup untuk membuat puluhan pohon besar di seantero kota tumbang berantakan. Tak cuma pepohonan yang jadi korban, beberapa kendaraan pun ikut rusak tertimpa.

Di Jalan Ir. H. Djuanda atau yang lebih dikenal sebagai kawasan Dago, sebuah mobil Honda CR-V yang sedang melintas tak sempat menghindar. Sebatang pohon besar ambruk tepat menghantamnya. Akibatnya, bagian depan dan belakang mobil itu rusak parah.

Menurut sejumlah saksi, kejadiannya berlangsung saat hujan dan angin sedang menggila. Pohon yang tumbang itu jenis kidamar, dengan diameter batang kira-kira 40 sentimeter dan tingginya mencapai 15 meter. Diduga kuat, terpaan angin kencanglah yang jadi biang keroknya. Kabar baiknya, sang pengemudi berhasil keluar dengan selamat. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Sendy, seorang petugas Pemadam Kebakaran Kota Bandung yang berada di lokasi, menjelaskan proses evakuasinya.

"Evakuasi menggunakan beberapa alat, golok sama gergaji mesin," ujarnya.

Petugas dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung pun langsung bergerak cepat. Mereka memotong-motong batang pohon yang menghalangi jalan itu dengan gergaji mesin, berusaha membersihkan lokasi secepat mungkin.

Namun begitu, masalah tak cuma terjadi di Dago. Titik-titik lain di Bandung juga mengalami hal serupa. Sebut saja Jalan Pasirkoja, kawasan Bagusrangin, dan Regol. Di beberapa tempat, pohon yang tumbang bahkan sempat memblokir jalan utama, bikin arus lalu lintas kacau balau. Untuk menangani semua titik ini, petugas pemadam kebakaran dikerahkan secara besar-besaran guna membantu pembersihan.

Meski berhasil menghindari korban jiwa, kerugian materiil akibat musibah ini tidak main-main. Taksiran sementara, kerusakan yang ditimbulkan bisa mencapai ratusan juta rupiah. Cukup mahal untuk sebuah siang yang berubah jadi bencana.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar