Manchester United gagal total memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Padahal, mereka mendapat bonus itu sejak akhir babak pertama saat menghadapi Newcastle United di Premier League. Alih-alih meraih poin, mereka malah pulang dengan kekalahan 1-2 berkat gol penentu di menit ke-90.
Suasana sebenarnya sudah panas menjelang turun minum. Newcastle harus bermain dengan sepuluh orang setelah Jacob Ramsey dapat kartu kuning kedua. Wasit menilai dia melakukan diving saat berduel dengan kiper MU, Senne Lammens.
Tapi, situasi itu nggak lantas bikin MU nyaman.
Justru di masa injury time babak pertama, Newcastle yang berhasil unggul duluan. Anthony Gordon menjebol gawang MU lewat titik putih, setelah dilanggar Bruno Fernandes di kotak penalti.
MU merespons dengan cepat. Beberapa menit berselang, Casemiro menyamakan kedudukan. Golnya tercipta dari sundulan memanfaatkan umpan tendangan bebas Fernandes. Babak pertama pun ditutup dengan skor 1-1, dalam atmosfer yang tegang.
Memasuki babak kedua, dominasi United semakin terasa. Penguasaan bola mereka tinggi, tekanan demi tekanan dilancarkan untuk memecah pertahanan Newcastle yang sudah berkurang satu pemain.
Namun begitu, masalah lama muncul lagi: efektivitas. Serangan-serangan mereka kerap mentah, terhenti sebelum benar-benar mengancam gawang lawan.
Artikel Terkait
Menteri Pertahanan Israel Ancam Eliminasi Calon Pengganti Pemimpin Tertinggi Iran
Anggota Polsek Panakkukang Ditahan sebagai Tersangka Kasus Tewasnya Remaja di Makassar
Manchester City Ditahan Imbang Nottingham Forest 2-2 di Etihad
Hujan Deras dan Angin Kencang Tumbangkan Puluhan Pohon, Rusak Kendaraan di Bandung