Korban jiwa terus berjatuhan. Gelombang serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang dimulai Sabtu lalu, dikabarkan telah merenggut lebih dari 800 nyawa. Angka itu terus bertambah, menurut keterangan resmi dari Teheran.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, memberikan update terbaru pada Kamis (5/3/2026). Melalui kantor berita Anadolu Agency, ia menyatakan jumlah korban tewas kini sedikitnya mencapai 867 orang. Ribuan lainnya terluka, terhuyung-huyung di tengah rentetan serangan yang menghantam berbagai penjuru negara itu.
"Dari 5.946 korban luka, sebanyak 2.184 orang masih menerima perawatan di berbagai rumah sakit,"
Artikel Terkait
Menko Polkam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026 di Riau
Harga Perak Antam Naik Rp900 ke Rp52.900 per Gram
Mobil Tercebur ke Kali di Outer Ringroad Cengkareng, Pengemudi Selamat
Kapolres Bantah Surat Minta THR Pakai Kop Polisi di Tanjung Priok Palsu