Strategi Pengamanan Nataru 2026: Kapolri dan Menhub Bahas Antisipasi Lonjakan Mobilitas & Cuaca Ekstrem

- Senin, 17 November 2025 | 19:12 WIB
Strategi Pengamanan Nataru 2026: Kapolri dan Menhub Bahas Antisipasi Lonjakan Mobilitas & Cuaca Ekstrem

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pertemuan penting dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandha guna membahas strategi pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Rapat koordinasi ini dilaksanakan di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia pada Senin (17/11).

Agenda utama pertemuan ini membahas persiapan menyeluruh untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama periode libur Nataru. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Menteri Perhubungan Suntana beserta jajaran direktur jenderal dari Kementerian Perhubungan.

Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menekankan bahwa pembahasan yang dilakukan jauh-jauh hari ini mencerminkan kesiapan dan komitmen tinggi dari institusi kepolisian dan kementerian terkait. Persiapan pengamanan Nataru 2026 dirancang untuk menciptakan kondisi yang lebih aman dan tertib dibandingkan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.

Beberapa aspek krusial yang menjadi fokus pembahasan meliputi pengamanan jalur mudik lebaran, kesiapan berbagai moda transportasi umum, serta pengawasan intensif pada lokasi jembatan penyeberangan yang diprediksi mengalami peningkatan kepadatan.

Faktor cuaca juga menjadi pertimbangan penting dalam perencanaan ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika telah memberikan peringatan mengenai potensi curah hujan tinggi dan kondisi cuaca kurang mendukung pada akhir tahun. Oleh karena itu, Polri dan Kemenhub tengah memetakan daerah-daerah rawan bencana untuk dilakukan langkah antisipasi dini.

Dengan koordinasi yang matang ini, diharapkan pelaksanaan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan optimal, mencerminkan kinerja terintegrasi antara kepolisian dan instansi pemerintah terkait dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar