Trump Klaim Akan Umumkan Kemenangan Total atas Iran dalam Dua Pekan

- Selasa, 09 Juni 2026 | 07:45 WIB
Trump Klaim Akan Umumkan Kemenangan Total atas Iran dalam Dua Pekan

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa pihaknya akan mengumumkan "kemenangan total" atas Iran dalam waktu dua minggu ke depan. Pernyataan itu disampaikan hanya beberapa jam setelah Iran dan Israel sepakat meredakan ketegangan, yang merupakan eskalasi kekerasan terburuk sejak gencatan senjata mulai berlaku pada April lalu.

"Kita telah menjadi tim yang sangat tangguh, dan saya pikir kita memenangkan pertempuran itu, tetapi Anda benar-benar akan memenangkannya dalam dua minggu ke depan ketika kita menyatakan kemenangan total," ujar Trump dalam sebuah telekonferensi dengan Senator Lindsey Graham, sekutu dekat Partai Republik. Ia menambahkan bahwa kemenangan tersebut akan terjadi sangat segera dan harga minyak akan anjlok.

Sebelumnya, pada Senin, Iran mengumumkan penghentian serangan terhadap Israel. Namun, Teheran memperingatkan akan adanya respons yang "menghancurkan" jika operasi militer Israel di Lebanon masih berlanjut. Militer Iran menegaskan bahwa Israel dan sekutunya seharusnya telah belajar dari respons yang diberikan Teheran.

Ketegangan regional meningkat tajam pada Minggu ketika Israel membombardir ibu kota Lebanon, Beirut, meskipun gencatan senjata masih berlaku. Langkah itu mendorong Iran meluncurkan rudal balasan ke Israel utara, yang kemudian memicu gelombang serangan udara Israel terhadap target-target Iran.

Trump turun tangan pada Senin pagi dengan mengunggah seruan di platform Truth Social miliknya, mendesak Israel dan Iran untuk segera menghentikan pertempuran. Pada malam harinya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pidato yang disiarkan televisi mengatakan bahwa pertempuran dengan Iran telah berhenti "untuk saat ini", namun memperingatkan bahwa Israel akan membalas jika kembali diserang.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar