Motif Kematian Bripda Dirja Terungkap: Senior Marah Tak Dihargai

- Rabu, 04 Maret 2026 | 01:15 WIB
Motif Kematian Bripda Dirja Terungkap: Senior Marah Tak Dihargai

Bukannya menunggu, Pirman malah mendatangi tempat tidur Dirja. Saat itu, korban sedang tidur bersama beberapa rekannya. Di sanalah penganiayaan terjadi.

"Malam dia hubungi adiknya supaya merapat, tapi tidak mau. Habis sahur baru dibalas. Lalu dia tidur," jelas Zulham, menggambarkan kronologi malam itu. "Tiba-tiba dia terbangun karena pemukulan tidak wajar di bagian perut samping. Itu kan area rawan, dekat tulang rusuk."

Peristiwa tragis ini terjadi di asrama Polda Sulsel, Makassar, pada Minggu (22/2/2026) pagi sekitar pukul 06.30 Wita. Intinya, korban dianggap tidak loyal hanya karena tak segera menghadap saat dipanggil. Dan itu berakhir dengan cara yang sangat menyedihkan.

Atas perbuatannya, Bripda Pirman kini harus menanggung konsekuensi terberat: pemecatan. Sanksi PTDH itu resmi dijatuhkan kepadanya.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar