Di sisi lain, Benni juga mengimbau semua pihak untuk bersikap tenang. Proses hukum yang sedang berjalan harus dihormati. Kemendagri sendiri akan memantau perkembangan kasus ini dengan cermat.
"Kemendagri akan mengikuti dengan saksama dan pada waktunya akan mengambil langkah-langkah administratif sesuai kewenangan, untuk memastikan agar roda pemerintahan dan pelayanan publik dapat terus berjalan,"
tandasnya. Intinya, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh sampai terganggu.
Harapannya jelas. OTT yang digelar KPK ini bisa jadi alarm keras bagi bupati atau walikota lain di seluruh Indonesia. Agar mereka lebih berhati-hati, menjalankan amanah sesuai aturan main yang ada.
Sebagaimana diketahui, Fadia Arafiq diamankan di Semarang pada Selasa dini hari yang lalu. Operasi itu juga menjaring ajudan dan orang kepercayaannya.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut OTT ini berkaitan dengan dugaan korupsi. Modusnya? Pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Pekalongan. Rinciannya masih diselidiki, tapi kasus ini sudah cukup membuat publik mengelus dada.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Pemerintah Tinjau Ulang Keterlibatan Indonesia di Board of Peace
KAMMI Sulsel Desak Pengusutan Tuntas Tewasnya Remaja Diduga Ditembak Oknum Polisi di Makassar
Presiden Prabowo Gelar Silaturahmi dengan Jokowi, Megawati, dan SBY di Istana
Bekas Tambang Marmer di Maros Bertransformasi Jadi Destinasi Wisata Instagrammable