Sayangnya, keunggulan itu cuma bertahan lima menit.
Pierre-Emerick Aubameyang, sang striker berpengalaman, muncul di saat yang tepat. Memanfaatkan assist dari Paixao, ia dengan dingin menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Pertandingan pun memasuki fase yang semakin panas dan tak terduga. Bahkan, satu gol Lyon sempat dianulir VAR karena offside, menambah tensi di lapangan.
Dan ketika semua orang bersiap untuk hasil imbang, sang penentu muncul lagi.
Di injury time, tepatnya menit 90 1, Aubameyang menunjukkan kenapa ia masih menjadi pemain berbahaya. Setelah menerima bola di dalam kotak penalti, ia berbelok dan melepaskan tembakan rendah yang tak bisa dihalang kiper Lyon. Gol! Stadion bergemuruh lebih kencang dari sebelumnya. Aubameyang memastikan kemenangan dramatis 3-2 untuk Marseille, sekaligus menyelesaikan balikkan keadaan yang spektakuler.
Dari segi klasemen, tiga poin ini tentu sangat berharga bagi Marseille dalam perburuan tempat papan atas. Sementara Lyon, mereka pasti pulang dengan rasa kecewa yang mendalam. Sempat dua kali memimpin, tapi tetap harus menyerah di akhir laga. Begitulah sepak bola, kadang tak ada cerita yang selesai sebelum peluit panjang benar-benar berbunyi.
Artikel Terkait
Bupati Tinjau Persiapan Lahan 300 Hektare untuk Kampung Produktif di Bone
Go Ahead Eagles Kalahkan Excelsior 1-0, Jonathans dan James Turun Bermain
Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026
Imsak Jatuh Pukul 04.17 WIB untuk Warga Yogyakarta Hari Ini