Namun begitu, twist terbesar justru datang enam menit kemudian. Lagi-lagi, gol bunuh diri yang menentukan. Veysel Sari dari Antalyaspor tanpa sengaja menjebol gawang sendiri setelah berusaha menghalau bola. 2-2. Stadion yang sebelumnya riuh, seketika hening sesaat. Dua gol bunuh diri dalam satu laga, sungguh ironis.
Imbang itu akhirnya bertahan hingga akhir. Hasil ini, jujur saja, lebih terasa seperti kekalahan bagi Antalyaspor yang sempat unggul dua gol. Sebaliknya, buat Fenerbahçe, satu poin ini cukup berharga untuk menjaga posisi mereka di papan atas.
Di klasemen, situasi tetap ketat. Fenerbahçe kokoh di posisi kedua dengan 54 poin, masih memburu Galatasaray yang memimpin dengan 58 poin. Persaingan untuk titel juara kian seru saja.
Bagi Antalyaspor, meski kecewa, poin ini tetap penting. Menahan tim sekaliber Fenerbahçe bisa jadi modal mental yang bagus. Mereka butuh itu, mengingat perjuangan menjauhi zona degradasi masih panjang.
Pertandingan tadi malam mengajarkan satu hal: di sepak bola level tinggi, konsentrasi itu segalanya. Satu detik lengah, dan segalanya bisa berubah. Bukan hanya skill yang diuji, tapi juga ketahanan mental.
Artikel Terkait
Go Ahead Eagles Kalahkan Excelsior 1-0, Jonathans dan James Turun Bermain
Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026
Imsak Jatuh Pukul 04.17 WIB untuk Warga Yogyakarta Hari Ini
Tokoh Madura Kritik Pemerintah: Rakyat Hanya Dapat Piring Setengah Kosong