Lalu, bagaimana dengan niatnya? Ini sering jadi pertanyaan.
Menurut ulama mazhab Asy-Syafi'iyah, niat puasa Ramadhan termasuk rukun. Sementara ulama dari mazhab lain menganggapnya sebagai syarat. Perbedaan ini mungkin teknis, tapi intinya sama: niat itu wajib.
Yang perlu diingat, niat itu tempatnya di hati. Melafalkan dengan lisan itu baik, tapi yang paling penting adalah kesungguhan di dalam dada. Kalau sudah terbetik dalam hati, itu sudah cukup.
Bacaan lafal niat puasa Ramadhan adalah sebagai berikut:
نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانِ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ
"Nawaitu shouma ghodin 'an adaain fardhi syahri romadhoona haadzihissanati lillahi ta'aala."
Artinya, "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala."
Semoga informasi jadwal dan tata cara niat ini bermanfaat. Selamat menunaikan ibadah puasa hari kesembilan, semoga lancar sampai maghrib nanti.
Artikel Terkait
Fiorentina Lolos Dramatis Usai Dihajar Hattrick Mazurek di Liga Konferensi Eropa
Gubernur Kaltim Jelaskan Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Ditempatkan di Jakarta
Kreator Konten di Gowa Didenda Rp1 Miliar karena Siarkan Ilegal BYON Combat
Mahasiswi UIN Suska Riau Diserang Senjata Tajam di Ruang Sidang Kampus