Denda Rp105 Juta PSSI ke Persib: Rincian Pelanggaran & Respons Resmi Klub

- Minggu, 16 November 2025 | 02:30 WIB
Denda Rp105 Juta PSSI ke Persib: Rincian Pelanggaran & Respons Resmi Klub
Respons Manajemen Persib Bandung Terkait Denda Rp105 Juta dari PSSI

Respon Manajemen Persib Bandung Soal Denda Rp105 Juta dari PSSI

Manajemen Persib Bandung akhirnya angkat bicara menyusul keputusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI yang menjatuhkan denda sebesar Rp105 juta kepada klub. Sanksi ini diberikan setelah pertandingan tandang melawan Bali United dalam lanjutan Super League 2025-2026 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Denda sebesar Rp105 juta tersebut merupakan akumulasi dari tiga jenis pelanggaran yang berbeda yang dilakukan oleh suporter Persib, Bobotoh, selama pertandingan berlangsung.

Rincian Denda yang Diterima Persib Bandung

Berikut adalah rincian lengkap tiga poin pelanggaran yang menyebabkan Persib dikenai sanksi finansial:

  • Denda Rp25 Juta: Dijatuhkan karena kehadiran suporter Persib sebagai penonton tim tamu, yang saat ini masih melanggar aturan yang berlaku.
  • Denda Rp60 Juta: Disebabkan oleh aksi suporter yang menyalakan flare di beberapa titik tribun stadion.
  • Denda Rp20 Juta: Diberikan karena suporter melemparkan botol air minum kemasan dari area tribun selatan.

Persib Hormati Keputusan dan Ajak Bobotoh Taat Aturan

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menyatakan bahwa pihak klub menghormati sepenuhnya keputusan yang dikeluarkan oleh Komdis PSSI. Ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap disiplin merupakan bagian dari komitmen klub untuk menjaga ketertiban dan keamanan sepak bola Indonesia.

"Putusan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kedisiplinan adalah hal penting dalam penyelenggaraan pertandingan. Kami menghargai proses yang ditempuh Komite Disiplin dan akan mematuhi setiap ketetapan yang berlaku," ujar Adhitia.

Lebih lanjut, Adhitia menyampaikan imbauan kepada Bobotoh untuk senantiasa menjaga sikap dan perilaku saat mendukung Maung Bandung, baik di kandang sendiri maupun di stadion lawan. Tujuannya adalah agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.

Ia juga mengingatkan bahwa berdasarkan Regulasi Liga 1 2025/2026 Pasal 5 Ayat 7 dan Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023, kehadiran suporter tim tamu di stadion masih dilarang. Meski memahami semangat dan kerinduan Bobotoh, aturan ini harus ditaati bersama demi keselamatan dan kenyamanan semua pihak.

"Kami percaya Bobotoh bisa menunjukkan kedewasaan dalam mendukung Persib. Semangat dan loyalitas Bobotoh adalah kekuatan besar bagi tim, dan kami ingin energi positif itu tetap tersalurkan tanpa melanggar aturan apapun," tegas Adhitia.

Di tengah situasi ini, performa Persib Bandung di lapangan justru sedang dalam tren positif. Tim besutan Bojan Hodak berhasil meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir mereka di Super League 2025-2026.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar