Banjir Rendam Ribuan Hektar Sawah, Klaim Asuransi Tani Tembus Rp 9,4 Miliar

- Rabu, 25 Februari 2026 | 21:00 WIB
Banjir Rendam Ribuan Hektar Sawah, Klaim Asuransi Tani Tembus Rp 9,4 Miliar

“Intinya, pemerintah hadir lewat kebijakan mitigasi risiko. Petani tidak boleh sendirian menanggung beban ini,” ujarnya dalam penjelasan di Jakarta, Selasa (24/2).

Ia menambahkan, pelaksanaan AUTP adalah kerja barengan. Pemerintah pusat dan daerah punya perannya masing-masing, mulai dari sosialisasi hingga yang paling krusial: alokasi dana premi. Dukungan anggaran ini bisa berasal dari APBN maupun APBD, sebuah ketentuan yang diperkuat lewat Permentan Nomor 36 Tahun 2025.

“Untuk tahun 2026, alhamdulillah sudah ada 13 provinsi yang mengalokasikan bantuan premi lewat APBD mereka,” tambah Andi.

Langkah-langkah ini bukan sekadar prosedur administratif. Ini adalah strategi. Di tengah cuaca yang makin tak menentu dan ancaman bencana hidrometeorologi yang meningkat, menjaga stabilitas produksi padi adalah keharusan. Dengan skema perlindungan yang terstruktur dan dukungan dari berbagai level pemerintahan, harapannya petani yang terdampak bisa segera bangkit. Mereka bisa kembali mengolah sawah, dan rantai pasokan pangan kita tetap berdenyut.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar