Makassar Luncurkan Kamus Digital untuk Jaga Bahasa Daerah di Sekolah

- Rabu, 25 Februari 2026 | 14:00 WIB
Makassar Luncurkan Kamus Digital untuk Jaga Bahasa Daerah di Sekolah

ucap dia.

Ia mengamati sebuah fenomena yang mengkhawatirkan: generasi muda Makassar mulai enggan, bahkan malu, menggunakan bahasa daerah dalam percakapan sehari-hari. Padahal, menurut Appi, sikap seperti itu lambat laun bisa mengikis identitas kultural masyarakat.

"Hampir kita kehilangan identitas diri karena banyak yang malu memakai bahasa Makassar. Padahal ini adalah jati diri kita,"

katanya dengan nada prihatin.

Nah, kehadiran kamus digital ini diharapkan bisa menjadi solusi yang adaptif. Bentuknya yang modern dianggap lebih cocok untuk generasi sekarang, sekaligus mendorong pembelajaran bahasa Makassar di semua sekolah.

Appi memberi contoh konkret. Banyak diksi dalam bahasa Makassar, seperti "pappasang" yang berarti pesan atau nasihat, atau "sinrilik" yang merujuk pada sastra tutur, menyimpan nilai filosofis yang dalam.

"Nilai-nilai budaya dan filosofi tinggi itu tidak akan bisa dipahami tanpa penguasaan bahasanya,"

terangnya. Intinya, kehilangan bahasa berarti kehilangan cara memahami dunia leluhur.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar