Salat Tarawih 3 Jam per Malam, Tradisi Unik Ramadan di Masjid Cirebon

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00 WIB
Salat Tarawih 3 Jam per Malam, Tradisi Unik Ramadan di Masjid Cirebon

Di balik rasa lelah itu, banyak jemaah justru merasakan kepuasan spiritual yang mendalam. Seperti yang diungkapkan Fatikhatul Jannah, seorang jemaah setempat. Ia mengaku sudah terbiasa dengan durasi panjang tersebut.

“Memang cukup lama sampai tiga jam, tapi kami sudah terbiasa. Rasanya lebih khusyuk karena bisa mendengarkan lantunan ayat suci dalam jumlah banyak setiap malamnya,” tuturnya.

Tradisi yang Lahir dari Permintaan Masyarakat

Menariknya, tradisi unik ini justru berawal dari keinginan warga sekitar. Ikhsan Abdullah menuturkan bahwa pola Tarawih dengan bacaan tiga juz per malam merupakan respons atas permintaan jemaah yang ingin lebih banyak mendengarkan Al-Qur'an selama Ramadan. Praktik ini telah berjalan konsisten selama lima tahun, seiring dengan berdirinya Masjid Nurul Ikhsan.

Meski terbilang berat, antusiasme masyarakat tidak surut. Ratusan jemaah tetap setia memadati masjid dan bertahan hingga rakaat terakhir. Bagi mereka, ibadah ini telah menjadi lebih dari sekadar salat sunnah; ia adalah sebuah jalan untuk mendekatkan diri dan menyelami makna Al-Qur'an di bulan yang penuh berkah.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar