Premier League 2026: Pemain Muslim Klub-Klub Top Jalani Ramadan Sambil Bertanding

- Rabu, 18 Februari 2026 | 00:00 WIB
Premier League 2026: Pemain Muslim Klub-Klub Top Jalani Ramadan Sambil Bertanding

MURIANETWORK.COM - Premier League, kompetisi sepak bola terkemuka Inggris, akan kembali berjalan beriringan dengan bulan suci Ramadan pada tahun 2026. Sejumlah pemain Muslim dari berbagai klub besar diprediksi akan tetap menjalani kewajiban berpuasa tanpa mengesampingkan performa kompetitif mereka di lapangan. Fenomena ini telah menjadi pemandangan yang semakin akrab, di mana atmosfer saling menghormati dan dukungan infrastruktur klub memungkinkan para atlet ini menjalankan ibadah dengan baik.

Figur-figur Utama di Klub Papan Atas

Di antara banyak nama, beberapa pemain bintang menjadi sorotan. Liverpool, misalnya, masih mengandalkan sosok Mohamed Salah yang telah lama dikenal konsisten mencetak prestasi gemilang selama Ramadan. Di lini belakang, Ibrahima Konaté juga akan menjalani ritme padat Premier League sembari menunaikan ibadah puasa.

Sementara itu, rival mereka, Manchester City, memiliki kelompok pemain Muslim yang cukup banyak dalam skuadnya. Nama-nama seperti Rayan Aït-Nouri, Rayan Cherki, Omar Marmoush, dan Khusanov akan menjalani tantangan yang sama, menjaga fokus mereka baik dalam latihan maupun pertandingan.

Keberagaman di Berbagai Klub Besar

Tidak hanya di dua raksasa tersebut, klub-klub top lainnya juga diwarnai oleh dedikasi pemain Muslim. Arsenal sangat bergantung pada stabilitas bek tengahnya, William Saliba, yang tetap berpuasa. Kehadirannya merupakan pilar penting dalam pertahanan The Gunners yang ketat.

Di Manchester United, kontribusi pemain seperti Amad Diallo dan Noussair Mazraoui juga dinantikan. Keduanya diharapkan dapat memberikan performa terbaik meski dalam kondisi berpuasa.

Warna Keberagaman di Seluruh Liga

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar