MURIANETWORK.COM - Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Pusat Muhammadiyah meluncurkan rangkaian program Green Ramadan 1447 H, sebuah gerakan ekologi terstruktur yang menggabungkan pendekatan teologis, kebijakan, dan teknologi. Agenda tahunan ini dirancang untuk mengkonsolidasikan aksi lingkungan di seluruh jajaran organisasi, melibatkan berbagai kementerian, lembaga, dan mitra strategis, dengan tujuan menciptakan dampak berkelanjutan yang terukur.
Rangkaian Diskusi: Dari Teori ke Aplikasi
Sebagai pembuka, MLH PP Muhammadiyah menggelar serangkaian diskusi mendalam. Tadarus Green Ramadan diawali dengan webinar nasional yang membahas transformasi ibadah haji menjadi lebih ramah lingkungan, mencakup pengelolaan sampah jamaah hingga efisiensi energi. Topik ini menunjukkan komitmen untuk menyentuh aspek ritual penting dalam Islam.
Selain itu, webinar terpisah mengupas potensi wakaf produktif sebagai instrumen baru untuk rehabilitasi lahan kritis dan pengembangan hutan berbasis pemberdayaan masyarakat. Diskusi ini tidak berhenti pada wacana. MLH juga mengadakan Focus Group Discussion (FGD) khusus untuk merumuskan model "Edu Forest", sebuah konsep kawasan hutan edukatif yang terintegrasi dengan pendidikan dan pemberdayaan, dengan harapan dapat diterapkan di berbagai daerah.
Peluncuran Program Unggulan dan Platform Digital
Puncak dari agenda ini adalah peluncuran sejumlah inisiatif konkret. Program yang diresmikan meliputi Pengelolaan Sampah dengan pendekatan dari hulu ke hilir, pengembangan Edu Forest sebagai laboratorium pembelajaran, serta Muhammadiyah Green Movement sebagai payung gerakan kolektif di semua tingkat organisasi.
Untuk mendukung efisiensi dan pemantauan, diluncurkan pula platform digital GreenMu.App. Aplikasi ini dirancang sebagai alat untuk mengkampanyekan aksi, mencatat kegiatan, mengelola data, dan mengintegrasikan berbagai program dalam satu ekosistem digital yang terhubung secara nasional.
Artikel Terkait
Pemerintah Bekukan Harga Pertalite dan Biosolar hingga Akhir 2026
Buronan Narkoba The Doctor Ditangkap di Malaysia dalam Operasi Gabungan Polri-Interpol
Noel Mengeluh Gangguan Pembuluh Darah Otak, Ancaman Operasi Usai Sidang Tipikor
Ledakan di Pabrik Baja Sidoarjo Tewaskan Satu Pekerja, Dua Luka Parah