Asap tebal masih menyelimuti udara di Manlleu, sebuah kota kecil di utara Barcelona. Di sana, sebuah kebakaran apartemen telah merenggut nyawa lima remaja. Peristiwa tragis ini terjadi Senin malam lalu, dan kabar duka masih terasa menggumpal di seluruh wilayah Catalonia.
Menurut keterangan dinas pemadam setempat, api berkobar di sebuah ruang penyimpanan gedung lima lantai. Lokasinya sekitar 80 kilometer dari Barcelona. Sayangnya, upaya penyelamatan menemui jalan buntu.
"Karena alasan yang tidak diketahui, orang-orang di dalam tidak dapat keluar," jelas pernyataan resmi Dinas Damkar Catalan.
Mereka menambahkan, "Tidak ada yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan nyawa mereka, meski tim darurat sudah berusaha semaksimal mungkin."
Polisi Catalan kemudian mengonfirmasi identitas korban. Kelimanya adalah remaja berusia 14 hingga 18 tahun. Rincian lebih jauh belum dibeberkan pihak berwajib.
Di sisi lain, suasana duka jelas terlihat. Wali Kota Manlleu, Arnau Rovira, tampak sesak ketika berbicara di depan wartawan. Empat anggota polisi juga terluka akibat menghirup asap tebal saat operasi.
"Ini hari tergelap yang pernah saya ingat," ucap Rovira, suaranya berat.
Lantas, apa yang sebenarnya terjadi sebelum api membesar? Menurut sejumlah laporan, para remaja itu sedang berkumpul. Radio Cadena SER, yang mengaku berbicara dengan saksi dan kenalan korban, menyebut mereka sedang menghirup gas tertawa di lantai atas gedung.
Narasi yang berkembang kemudian semakin muram. Disebutkan, gas itu bocor dan tiba-tiba meledak. Pemicunya diduga adalah percikan api dari korek yang dinyalakan salah seorang di ruang tertutup itu. Beberapa remaja lain dikabarkan selamat, walau klaim ini belum mendapat konfirmasi resmi dari otoritas.
Kini, lokasi kejadian telah dikepung polisi. Seorang jurnalis AFP di tempat kejadian melaporkan, fasad bangunan itu tampak tidak rusak. Namun di balik dinding yang tampak biasa itu, tragedi telah terjadi.
Sebagai bentuk duka, balai kota Manlleu menetapkan masa berkabung selama tiga hari. Sementara itu, penyelidikan resmi telah dibuka untuk mengungkap titik terang musibah ini.
Artikel Terkait
Persib Dituntut Balikkan Agregat Lawan Ratchaburi di GBLA
Pria 70 Tahun Tewas Dikoper di Brebes, Tersangka Ditangkap dengan Motif Utang
Pelatih Persik Fokus Benahi Pertahanan Jelang Laga Kontra Bhayangkara FC
DKI Jakarta Batasi Operasional Tempat Hiburan Malam Selama Ramadan