Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

- Jumat, 06 Februari 2026 | 01:45 WIB
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

MURIANETWORK.COM - Wilayah Pacitan, Jawa Timur, diguncang gempa bumi berkekuatan signifikan pada dini hari tadi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa dengan magnitudo 6,4 itu berpusat di laut, tepatnya sekitar 89 kilometer di tenggara kota tersebut. Guncangan yang terjadi pada pukul 01.06 WIB ini tidak menimbulkan potensi tsunami, meskipun getarannya dilaporkan dirasakan di beberapa daerah.

Detail Episenter dan Respons Cepat BMKG

Berdasarkan rilis resmi yang disampaikan melalui platform media sosial, episenter gempa terletak pada koordinat 8,98 Lintang Selatan dan 111,17 Bujur Timur. Yang patut dicatat, gempa ini tergolong dangkal dengan kedalaman hanya 10 kilometer di bawah permukaan laut. Kedalaman seperti ini sering kali membuat guncangan terasa lebih kuat di wilayah daratan terdekat.

Dalam pernyataannya, BMKG dengan tegas menyatakan bahwa guncangan ini tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami. "Tidak berpotensi tsunami," tegas pernyataan resmi lembaga tersebut.

Data Awal dan Kemungkinan Revisi

Sebagai langkah standar dalam penanganan informasi kebencanaan, BMKG juga memberikan catatan penting. Lembaga yang bertanggung jawab atas pemantauan geofisika ini mengingatkan bahwa data yang dirilis merupakan hasil analisis cepat untuk tujuan peringatan dini.

"Informasi awal gempa mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," jelasnya. Pernyataan ini menunjukkan prinsip kehati-hatian ilmiah, di mana parameter gempa seperti magnitudo dan kedalaman dapat mengalami penyesuaian setelah melalui proses verifikasi data yang lebih komprehensif dari seluruh stasiun pemantau.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan detail mengenai dampak kerusakan atau korban jiwa akibat gempa dini hari tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti informasi dari sumber resmi, dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Komentar