Hamas kembali menyuarakan desakannya, kali ini menyasar lembaga baru bentukan Amerika Serikat. Kelompok itu mendesak agar Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian pimpinan Donald Trump segera menekan Israel. Tujuannya jelas: menghentikan apa yang mereka sebut sebagai pelanggaran gencatan senjata yang masih terjadi di Gaza. Menurut Hamas, situasi di sana tak kunjung membaik genosida masih berlangsung.
Suara itu disampaikan langsung oleh juru bicara mereka, Hazem Qassem, menjelang pertemuan perdana dewan tersebut di Washington.
"Kami mendesak anggota dewan untuk mengambil tindakan serius," katanya kepada AFP, Rabu lalu. "Untuk memaksa pendudukan Israel menghentikan pelanggarannya di Gaza, karena peraw genosida terhadap Jalur Gaza masih berlangsung."
Rapat pertama BoP rencananya digelar akhir pekan ini di ibu kota AS. Awalnya, dewan yang diketuai Trump ini dirancang punya fokus spesifik: mengawasi gencatan senjata dan proses rekonstruksi Gaza pasca-perang dengan Israel. Namun, belakangan skopnya malah melebar. Tujuannya berubah jadi menyelesaikan berbagai konflik internasional, yang memunculkan kekhawatiran di banyak kalangan. Ada dugaan Trump ingin menciptakan pesaing baru untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Artikel Terkait
AS Gelar Operasi Penyelamatan Usai Pesawat Tempur Jatuh di Iran, Teheran Klaim Tembak Jatuh
Taman Ragunan Ramai Dikunjungi 13.000 Orang di Pagi Hari Libur Panjang
Polda NTT Kerahkan 3.227 Personel untuk Amankan Semana Santa di Larantuka
Tiga Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Ditangkap, Motifnya Dendam Lama