Yang kedua, Ibu Pertiwi yang dari Tanah dan Air-
nya saya tumbuh dewasa, mengenal semesta, dan
mempersaudarakan saya dengan banyak manusia.
Yang ketiga, Ibu yang kelak melahirkan anak-anak
saya dan menyalakan harapan untuk segala cita-
cita yang mungkin belum bisa tuntas diraih usia.
Ketiganya, meskipun belum lengkap sempurna,
akan senantiasa saya cinta, tanpa memenangkan
atau mengalahkan salah satunya.
Tiyo Ardianto
Ketua BEM UGM
Pernyataan tersebut tidak hanya menjadi respons atas intimidasi, tetapi juga merefleksikan nilai-nilai dan tanggung jawab yang dipegang teguh oleh Tiyo. Dengan menyebut tiga pilar keluarga, tanah air, dan masa depan ia menempatkan insiden ini dalam konteks perjuangan yang lebih luas, sekaligus menunjukkan keteguhan sikap di tengah ujian yang dihadapinya.
Artikel Terkait
Selebrasi Ole Romeny Viral, Jadi Inspirasi dan Sorotan Publik
Pemuda Pencuri Kabel Tersengat 20.000 Volt di Gardu Listrik Jambi
KNVB Nyatakan Dokumen Maarten Paes Sah, Polemik Paspoortgate Berakhir
Bhayangkara Presisi Hancurkan Samator 3-0 di Final Four Proliga