Komandan Paspampres, Edwin Sumantha, ditugaskan untuk mewujudkan arahan tersebut. Konsep yang diusung adalah sebuah prosesi yang gagah dan membanggakan, yang mampu menarik minat masyarakat tanpa mengurangi esensi keamanan dan kesakralan upacara militer.
Antusiasme Masyarakat dan Dampak Positif
Implementasi instruksi presiden ini langsung menuai sambutan hangat. Setiap Minggu pagi, area depan Istana Merdeka dipadati warga yang ingin menyaksikan atau mengabadikan momen tersebut. Kehadiran pasukan berkuda dan barisan personel dengan seragam lengkap menjadi magnet tersendiri bagi keluarga maupun wisatawan.
“Antusiasme warga sangat besar terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk menyaksikan prosesi tersebut,” pungkas Teddy.
Dari sudut pandang keamanan dan protokoler, langkah ini juga menunjukkan transparansi dan kepercayaan diri institusi. Publik diberi kesempatan untuk memahami sebagian dari tugas berat pengawalan presiden, sekaligus menghadirkan sisi humanis dan keterbukaan dari lingkungan istana yang sering dianggap tertutup. Dengan demikian, upacara rutin ini berhasil menciptakan ruang publik baru yang edukatif dan menghibur di jantung ibu kota.
Artikel Terkait
Tiga Pelaku Pengeroyokan Tewaskan Pria di Sukabumi Diringkus di Banten
Pendaftaran Polri 2026 di NTT Ramai, 3.660 Calon Ikuti Seleksi Ketat
Bayi Perempuan Ditemukan Tewas dalam Plastik, Pesan Tolong Dimakamkan Anakku Syalwa Tertempel
KPK Geledah Rumah Ketua DPD PDIP Jabar Terkait Kasus Suap Bupati Bekasi