Rumah seorang politisi PDIP di Jawa Barat digeledah oleh penyidik KPK, Rabu kemarin. Yang menjadi sasaran adalah Ono Surono, anggota DPRD Jabar yang juga menjabat Ketua DPD PDIP provinsi tersebut. Operasi ini bukan tanpa alasan, melainkan bagian dari upaya mengembangkan penyidikan kasus suap yang sudah menyeret nama Ade Kuswara Kunang, Bupati Bekasi nonaktif.
Menurut juru bicara KPK Budi Prasetyo, penggeledahan dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan. Fokusnya, pada dugaan bahwa Ono Surono menerima sejumlah uang dari salah satu tersangka dalam kasus yang sama.
"Penyidik membutuhkan keterangan yang bisa saling mengonfirmasi dan melengkapi," jelas Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Ia menambahkan, hal ini penting agar konstruksi perkara suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi ini menjadi bulat dan jelas peran masing-masing pihak.
Sebenarnya, Ono Surono sudah pernah diperiksa sebagai saksi awal tahun ini, tepatnya pada 15 Januari 2026. Dari pemeriksaan itulah, KPK menduga kuat ada aliran dana mengalir dari Sarjan (SRJ), tersangka pemberi suap dari pihak swasta, ke Ono. Namun begitu, lembaga antirasuah ini masih tutup mulut soal besaran nominal yang diduga diterima. Mereka juga masih menyelidiki kemungkinan adanya penerimaan lain di luar aliran dari Sarjan.
Kasus ini sendiri sudah menjerat beberapa nama. Ade Kuswara Kunang (ADK) ditetapkan sebagai tersangka utama. Tak cuma dia, sang ayah yang berinisial HM Kunang (HMK) juga ikut tersangkut sebagai penerima. Di sisi lain, Sarjan (SRJ) berstatus sebagai tersangka pemberi suap.
Untuk para penerima, jerat hukumnya adalah Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 dan Pasal 12B UU Tipikor jo Pasal 55 KUHP. Sementara pemberi suap, SRJ, dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 atau Pasal 13 UU yang sama.
Nah, barang bukti yang berhasil diamankan dari rumah Ono Surono nantinya tidak akan berdiri sendiri. KPK berencana mengonfrontasikannya dengan keterangan saksi-saksi lain. Tujuannya satu: menyusun kembali rangkaian utuh praktik suap yang diduga menggerogoti proyek-proyek di Pemkab Bekasi. Semuanya demi mendapatkan gambaran yang lengkap dan tak terbantahkan.
Artikel Terkait
Gempa M 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Justin Hubner Ternyata Berdarah Makassar, Foto Prewedding dengan Jennifer Coppen Pakai Busana Adat Bugis Curi Perhatian
Mendikdasmen Kunjungi Pulau Arar, Pastikan Pendidikan Merata hingga Wilayah Terpencil Papua
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan NTT, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami