Bayi Perempuan Ditemukan Tewas dalam Plastik, Pesan Tolong Dimakamkan Anakku Syalwa Tertempel

- Rabu, 01 April 2026 | 22:50 WIB
Bayi Perempuan Ditemukan Tewas dalam Plastik, Pesan Tolong Dimakamkan Anakku Syalwa Tertempel

Suasana pagi yang biasanya tenang di Desa Kartiasa, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, mendadak berubah jadi riuh Rabu (1/4/2026) lalu. Warga digegerkan oleh penemuan yang memilukan: sesosok bayi perempuan tak bernyawa, terbungkus rapat dalam kantong plastik hitam, tepat di depan pintu masjid. Yang bikin hati semakin trenyuh, ada pesan singkat yang tertempel di bungkusan itu.

Semua berawal dari seorang warga, berinisial J. Saat hendak ke masjid untuk persiapan salat Subuh, matanya tertumbuk pada sebuah bungkusan plastik hitam yang terikat dengan rapat. Ada yang tak beres, pikirnya. Rasa penasaran dan was-was pun muncul bersamaan.

Dia kemudian memanggil warga lain. Dengan hati-hati, mereka membuka bungkusan misterius itu. Isinya membuat mereka terpaku seorang bayi perempuan yang sudah tak bernapas. Tapi bukan cuma itu. Sebelumnya, mereka sudah melihat secarik kertas yang menempel.

Di kertas itu, tertulis sebuah pesan yang singkat namun menyentak: “Tolong dimakamkan anakku Syalwa.”

Laporan pun segera mengalir, dari kepala dusun hingga ke meja kepolisian. Tak butuh waktu lama, aparat dari Polres Sambas bergerak cepat. Mereka langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah bayi malang tersebut untuk dibawa ke rumah sakit. Di sana, pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan.

Di sisi lain, penyelidikan mulai digelar. Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Suwandi, menyebut pihaknya masih mendalami kasus ini secara intensif.

"Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan guna mengungkap pelaku serta motif di balik peristiwa tersebut. Kami juga mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi," jelas AKP Suwandi.

Menurutnya, fokus utama saat ini adalah melacak keberadaan orang tua bayi. Motif di balik pembuangan yang disertai pesan khusus itu juga jadi teka-teki besar yang harus dipecah. Desa Kartiasa sendiri masih diselimuti duka dan tanda tanya. Warga berharap kasus ini segera menemukan titik terang, agar bayi bernama Syalwa itu mendapat keadilan yang sepantasnya.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags