Program ini terbuka untuk PNS dan juga non-ASN. Namun begitu, ada satu kewajiban mutlak: calon peserta wajib berkolaborasi dalam penelitian bersama seorang Periset BRIN. Selain itu, mereka harus punya rekomendasi dari pimpinan unit kerjanya, plus proposal riset yang sudah disetujui.
Pendaftarannya sendiri dilakukan sepenuhnya secara online. Nah, untuk yang berminat, perhatikan baik-baik linimasanya. Batas akhir pengumpulan seluruh berkas administrasi adalah 27 Maret 2026. Jangan sampai telat.
Setelah itu, proses seleksinya bertahap. Mulai dari pengumuman administrasi di April, seleksi proposal dan wawancara di Mei, hingga pengumuman akhir pada akhir Juni 2026. Jadwalnya ketat, jadi persiapan dari sekarang adalah kunci.
Secara garis besar, program DbR ini memang punya tujuan yang lebih besar. Bukan cuma mencetak gelar, tapi juga melahirkan talenta riset unggul dan memperkuat jejaring kolaborasi dengan kampus, baik di dalam maupun luar negeri.
Informasi lebih detail dan format dokumen yang diperlukan bisa diunduh langsung dari laman resmi program DbR BRIN.
Artikel Terkait
Pantai Kuri Caddi di Maros: Pesona Tersembunyi yang Masih Asri dan Sunyi
BPP KKSS Salurkan Bantuan Sembako ke Panti Asuhan dalam Rangka PSBM ke-XXVI
Penumpang Meninggal Dunia di Kapal Feri Kolaka-Bajoe
Ketua KKSS: Kualitas dan Nasionalisme Pengusaha Kunci Percepatan Ekonomi Nasional