Komunitas Sulsel Gelar Nobar Film Uang Passolo di Jakarta dan Makassar

- Sabtu, 07 Februari 2026 | 18:00 WIB
Komunitas Sulsel Gelar Nobar Film Uang Passolo di Jakarta dan Makassar

Ajakan serupa dilontarkan Andi Djamarro Dulung, Wakil Ketua Umum BPP KKSS. “Mari kita sama-sama menyaksikan dan meramaikan nonton film Uang Passolo, kisah tentang keseharian kita orang Sulawesi Selatan,” katanya. Ia berjanji akan mampir nonton di XXI Panakkukang usai perjalanan dinasnya.

Lalu, Cerita 'Uang Passolo' Ini Tentang Apa Sih?

Biba, seorang guru dengan anggaran pas-pasan, dan Rizky, videografer pernikahan yang lagi terpuruk, punya mimpi sederhana: menggelar pesta pernikahan yang apa adanya untuk memulai hidup baru. Tapi, mimpi itu langsung ketemu halangan. Keluarga Biba, yang sadar akan status sosial, nggak setuju.

Gengsi dan harapan dapat uang passolo (amplop berisi uang) yang banyak membuat keluarga Biba ngotot mengadakan pesta yang mewah. Alhasil, Biba dan Rizky pun terjebak dalam kekacauan yang kadang bikin geleng-geleng. Daftar tamu membengkak luar biasa. Desakan untuk pakai dekorasi dan katering mahal terus mendera. Belum lagi acara elekton dua malam yang bikin pusing. Keluarga dari kedua belah pihak ikut campur sana-sini.

Impian pernikahan sederhana mereka nyaris pupus. Mimpi Biba yang pengen bangunin rumah untuk ibunya, yang sudah berkorban banyak, ikut terancam. Apalagi ketika tanah mereka harus digadaikan cuma buat nutup biaya pesta yang selangit itu.

Di tengah segala tekanan dan kondisi keuangan yang serba sulit, cinta mereka jadi satu-satunya pegangan. Mereka diingatkan lagi tentang hal yang paling penting: cinta, tawa, dan seni berkompromi. Dengan tekad bulat, Biba dan Rizky berusaha mencari cara untuk menghormati nilai-nilai mereka sendiri, menciptakan pernikahan yang bermakna dan tetap mencerminkan cinta mereka yang tulus.

Perjalanan mereka penuh lika-liku. Ada momen haru, kecelakaan-kecelakaan lucu, dan juga komentar sosial yang tajam. Semua tergambar saat mereka berusaha mengarungi kompleksitas ekspektasi keluarga, tanggung jawab keuangan, dan tentu saja, arti kebahagiaan sejati.

Kredit Film:
Ide Cerita: Akmal Thamrin & Jade Thamrin
Lokasi Syuting: Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep, Sulsel.
Produser Eksekutif: Nicki RV, Mohit NV, Rani RL
Produser: Satriyadi Mulyadi
Ko-Produser: Jade Thamrin
Sutradara: Andi Burhamzah
Penulis Skenario: Chairul Rijal Juanda
Pemeran Utama: Masita Aspah (Biba), Imran Ismail (Rizky), Jade Thamrin (Puang Ngugi), Adhy Basto (Puang Lallo).

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar