ungkapnya dalam sebuah video yang diunggah pada Selasa lalu.
Hal menarik lainnya, perbedaan ternyata juga muncul di internal Nahdlatul Ulama sendiri. Beberapa aktivis NU, termasuk Gus Durian, dikabarkan merasa keberatan dengan dukungan terbuka dari PBNU. Artinya, pro-kontra ini tidak hanya terjadi antar-organisasi, tapi juga merambah ke dalam tubuh organisasi yang sudah mendeklarasikan dukungan.
Situasi ini jelas membutuhkan kejelian. Pemerintah, di sisi lain, tentu harus memperhatikan semua suara yang ada sebelum mengambil langkah lebih jauh.
Artikel Terkait
Pramono Anung Larang Atap Seng untuk Rumah Baru di Jakarta
Pemerintah Pacu Pembentukan Badan Pengawas Data Pribadi, Targetkan Perpres 2026
Sepuluh Ribu Rupiah yang Tak Terbeli: Ketika Sebatang Pena Menjadi Harga Sebuah Nyawa
HNW Pertanyakan Nasib Kampung Haji dalam RKAT BPKH 2026