Malam itu, Senin (2 Februari 2026), hujan deras mengguyur tanpa henti disertai angin yang menderu. Di Desa Sukamanah, Kecamatan Sindangkasih, Ciamis, suasana mencekam tiba-tiba pecah. Tanah dari lereng bukit tak lagi mampu menahan beban, lalu bergerak dan menerjang langsung rumah-rumah warga.
Akibatnya tragis. Menurut laporan dari Antara, satu orang lansia yang tinggal di rumah tersebut ditemukan tewas. Korban merupakan penghuni rumah yang tak sempat menyelamatkan diri.
Keadaan di lokasi masih mencemaskan. Dua rumah lain yang berdekatan disebut-sebut dalam kondisi genting, terancam oleh potensi longsor susulan. Warga sekitar pun diimbau untuk tetap waspada.
Sementara itu, upaya pemulihan telah dimulai. Tim SAR gabungan terlihat sibuk membersihkan material tanah dan bebatuan yang menimpa dan merusak rumah korban. Pekerjaan mereka berat, tapi harus diselesaikan secepat mungkin.
Artikel Terkait
Megawati: Kekuasaan Bukan untuk Mendominasi, Tapi Merawat
Saksi Ungkap Rasa Takut yang Paksa Mundur dari Proyek Chromebook Kemendikbud
Lautan Bunga Berduka untuk Istri Hoegeng, dari Presiden hingga Mantan Kapolri
KPK Lacak Aset Tak Terlaporkan Ridwan Kamil, Diduga Terkait Kasus Iklan BJB