Dokumen Epstein Buka Luka Lama, Dharma Pongrekun Dapat Permintaan Maaf Massal

- Selasa, 03 Februari 2026 | 15:50 WIB
Dokumen Epstein Buka Luka Lama, Dharma Pongrekun Dapat Permintaan Maaf Massal

Rilis jutaan halaman dokumen dari kasus Jeffrey Epstein oleh pemerintah AS pekan lalu benar-benar mengguncang. Bukan cuma di luar negeri, tapi juga di sini. Gelombang diskusinya sampai ke Indonesia, dan menarik satu nama yang sempat tenggelam kembali ke permukaan: Dharma Pongrekun.

Mantan calon gubernur DKI itu mendadak viral lagi. Bukan karena omongan baru, justru karena pernyataan lamanya yang dulu dianggap ngawur sekarang dibaca ulang dengan kacamata yang berbeda.

Email ke Bill Gates dan Spekulasi yang Ikut Terbongkar

Semuanya berawal dari satu email dalam tumpukan dokumen itu. Jeffrey Epstein mengirimnya ke Bill Gates di tahun 2017. Isinya? Mereka berdua membahas ide soal simulasi pandemi dan sistem digital untuk data kesehatan global.

Nah, email ini kemudian diunggah ulang oleh sebuah akun Twitter pada 2 Februari lalu. Langsung meledak.

Bagi banyak orang, waktu pembicaraan itu yang bikin merinding. Tahun 2017. Tiga tahun sebelum COVID-19 benar-benar melanda. Wajar saja spekulasi langsung menjalar: apa ini ada hubungannya?

Ucapan yang Dulu Ditertawakan, Kini Direnungi

Di sinilah publik Indonesia teringat. Ingat pada debat Pilgub DKI 2024, saat Dharma Pongrekun melontarkan pernyataan yang kala itu bikin banyak orang menggeleng.

“Saya paham betul tentang pandemi ini agenda terselubung dari asing untuk mengambil alih kedaulatan negara,” katanya waktu itu.


Halaman:

Komentar