Di ruang rapat Kompleks Parlemen, Senayan, suasana cukup tegang saat pembahasan beralih ke satu isu yang dianggap mengkhawatirkan. Habib Aboe, anggota Komisi III DPR dari PKS, secara khusus menyoroti peredaran gas Whip Pink yang marak belakangan ini. Ia mendesak Kepala BNN, Komjen Suyudi Ario Seto, untuk segera bertindak.
“Nah, tabung ini kayaknya lebih ngetren pak di kalangan remaja,” ucap Aboe dalam rapat kerja, Selasa (3/2) lalu.
Suaranya terdengar prihatin.
“Jadi yang begini-begini nih remaja juga masyaallah, Whip Pink ya, bermain dan semakin di daerah semakin gila pak ya, apalagi di penjara.”
Memang, apa sih Whip Pink itu? Secara sederhana, ini adalah tabung berwarna pink yang isinya Nitrous Oxide atau N2O. Dalam dunia medis, gas ini lumrah dipakai untuk anestesi. Di dapur, fungsinya untuk mengisi whipped cream. Tapi di tangan yang salah, N2O berubah jadi ‘gas tertawa’ yang disalahgunakan untuk tujuan rekreasi dengan risiko kesehatan yang serius.
Artikel Terkait
Athletic Club Kalahkan Real Betis 2-1, Kokoh di Papan Atas La Liga
Manchester City Kembali Juara EFL Cup Usai Taklukkan Arsenal 2-0 di Wembley
Desakan Kuat untuk Dewas KPK Periksa Pimpinan Soal Tahanan Rumah Gus Yaqut
Lonjakan 16% Penumpang Kereta di Jawa Tengah Saat Lebaran 2026