Kabar duka datang dari keluarga besar mantan Kapolri, Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso. Meriyati Roeslani, atau yang lebih dikenal sebagai Meri Hoegeng, tutup usia pada Selasa (3/2) siang. Ia menghembuskan napas terakhir di RS Polri Kramatjati, tepatnya pukul 13.20 WIB.
Keluarga almarhumah menyampaikan permohonan maaf yang tulus. Mereka berharap semua kesalahan dan kekhilafan Meri Hoegeng semasa hidupnya bisa dimaafkan.
"Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan dan kekhilafan almarhumah semasa hidupnya,"
Tak lupa, doa pun dipanjatkan.
"Semoga Allah SWT menerima amal ibadahnya, mengampuni dosanya, dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya,"
Meri Hoegeng sendiri sempat merayakan momen bahagia belum lama ini. Di acara syukuran HUT ke-100 dirinya pada 23 Juni 2026 silam, ia kedatangan tamu kehormatan. Ketua DPR RI Puan Maharani hadir, dan yang membuat suasana semakin haru, ia datang bersama ibunya, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. Kehadiran mereka kala itu tentu meninggalkan kenangan mendalam bagi keluarga.
Artikel Terkait
Pesan Terakhir Hoegeng: Menolak Makam Pahlawan Demi Bersebelahan dengan Istri
Megawati Kenang Hangatnya Tante Meri, Istri Pendamping Hoegeng yang Berpulang
Saudara Abu Ubaidah Serukan: Suriah dan Palestina Satu Bangsa
Pandji Pragiwaksono Dipanggil Polda Metro Jaya untuk Klarifikasi Mens Rea