Di kawasan Ruang Terbuka Hijau Papalimba Puday, Kendari, Selasa lalu, suasana tampak berbeda. Bukan hanya angin laut yang berhembus, tapi juga suara riuh warga, petugas kebersihan, dan anggota TNI yang sedang bekerja keras. Mereka bersama-sama mengangkat dan membersihkan potongan demi potongan bangkai kapal ikan yang sudah lama teronggok di tepi pantai.
Kapal-kapal itu kondisinya memprihatinkan. Karatan dan lapuk, hanya menyisakan kerangka besi dan kayu yang mengotori pemandangan. Menurut sejumlah saksi, kehadiran bangkai-bangkai itu sudah jadi pemandangan lumrah sekian lama. Makanya, aksi gotong royong ini terasa seperti angin segar.
Pembersihan ini jelas punya tujuan ganda. Selain untuk mengurangi potensi pencemaran di sekitar pesisir, langkah ini juga diharapkan bisa mengembalikan keindahan pantai. Estetika lingkungan, ya, itu salah satu poin pentingnya. Kawasan pantai yang bersih dan tertata tentu akan jauh lebih nyaman buat warga sekitar maupun para pengunjung.
Artikel Terkait
Epstein Files Bocor Lagi: Ada Nama Indonesia, Tapi Bukan Tersangka
Truk Pasir Terguling di Bandung, Diduga Sopir Kantuk Saat Berkendara
Bus Transjakarta Dihalangi Demi Iring-Iringan, Alvin Lie Ingatkan Bom Waktu Amarah Rakyat
Surat Terakhir Bocah 10 Tahun di Pohon Cengkeh: Emoji Menangis dan Permintaan Buku yang Tak Sampai