Nama Morsi Muncul dalam Dokumen Epstein, Begini Isinya
Laporan-laporan itu bertebaran. Dari analisis politik yang mendalam hingga potongan intelijen ekonomi, semuanya membidik satu sosok: Mohamed Morsi. Dokumen-dokumen yang bocor itu, konon, bersumber dari korespondensi Jeffrey Epstein dengan berbagai pihak di penjuru dunia. Yang menarik, sumber informasinya tak cuma dari data terbuka, tapi juga dari kanal-kanal yang lebih privat.
Menurut sejumlah saksi yang mempelajari arsip tersebut, Epstein seolah mendapat kiriman laporan harian soal Morsi. Setiap gerak-gerik, setiap keputusan, dilaporkan melalui email dengan rinci. Entah itu dari pemberitaan media atau dari sumber rahasia yang tak disebutkan asalnya.
Fokusnya jelas. Mereka seperti terobsesi untuk mengupas sikap Morsi dalam beberapa hal krusial: bagaimana ia memandang hukum Islam, posisinya dalam gejolak revolusi, relasinya dengan Israel, dan yang tak kalah panas, dinamikanya dengan militer Mesir.
Dari tumpukan dokumen itu, nuansa kecemasan begitu terasa. Ada ketakutan yang nyata, seolah-olah Morsi punya agenda untuk mengubah wajah Mesir dari akarnya. Analisis yang dipublikasikan pun tak cuma dingin. Ia sarat dengan kekhawatiran.
Jadi siapa sebenarnya yang mengarahkan perhatian Epstein? Dari pola pengawasan yang begitu ketat dan teliti, tampak jelas bahwa fokus utama mereka adalah situasi di Mesir. Mereka memantau segala sesuatunya dengan sangat serius.
Artikel Terkait
Misteri Masa Lalu Kiai Sadrach: Benarkah Ia Pernah Nyantri?
Bosnia hingga Gaza: Cermin Kelam Perdamaian yang Dipaksakan
Sidang Kemnaker Bergulir: Aliran Dana Euro Rp50 Juta Mengarah ke Ibu Menteri
Lebih Pilih Penjara Setahun Daripada Kembalikan Uang Rp 4,6 Miliar